Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak kedua yang paling pandai dan berotak cerdas, kemudian Rudi, anak ketiga yang serakah, namun ambisius dan memiliki kemauan kuat, dan terakhir, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut adalah Joni. Ia dilahirkan dalam keadaan cacat dimana matanya mengalami kebutaan. Ia hanya dikandung selama tujuh bulan oleh ibunya yang meninggal dalam sebuah kecelakaan saat mengandung Joni. Beruntung, Joni selamat meski lahir dengan ketidaksempurnaan itu.
Untuk hidup, keempat kakak beradik itu bekerja di perkebunan buah milik kerajaan. Mereka selalu rajin dan kompak dalam bekerja. Namun upah kerja mereka sangatlah minim dan hanya cukup untuk makan. Oleh karena itu, mereka hidup dalam kondisi miskin di sebuah rumah sederhana.
Suatu hari, mereka sedang bekerja di kebun. Sekarang adalah musim mangga. Mereka bekerjasama memanen mangga.
“Huh! Kak, aku lelah. Bolehkah aku beristirahat sejenak?” keluh Rudi sambil menyeka keringat di dahinya. Tahun ini, perkebunan mangga diperluas sehingga panen pun melimpah ruah. Para pemetik buah harus bekerja keras untuk memanen mangga dari setiap pohon.
“Baiklah, kakak jug
... baca selengkapnya di Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Home »
» Joni dan Galah Istimewa
Joni dan Galah Istimewa
Written By Unknown on Selasa, 31 Mei 2016 | 18.42
Blog Archive
-
▼
2016
(128)
-
▼
Mei
(11)
- Joni dan Galah Istimewa
- Wiro Sableng #127 : Mayat Persembahan
- Sepuluh Pengganjal Kebahagiaan Anda
- Wiro Sableng #70 : Ki Ageng Tunggul Akhirat
- Arti Sebuah Kehidupan
- Wiro Sableng #171 : Malam Jahanam Di Mataram
- Kho Ping Hoo - BKS#05 - Istana Pulau Es
- Telinga Untuk Kamu
- Kho Ping Hoo - BKS#11 - Suling Emas Dan Naga Siluman
- Kisah Batu Pualam
- Wiro Sableng #40 : Setan Dari Luar Jagad
-
▼
Mei
(11)
Posting Komentar